Sharing is caring
Labuhanbatu.issu.com – Residivis kawakan kasus Pencurian Sepeda Motor (Curanmor) yang sudah belasan kali beroprasi diwilayah Labuhanbatu Raya dan Tapanuli Selatan (Tapsel) kini harus mengakhiri petualangan dalam dunia kejahatannya.
Pelaku, NG (31) yang juga berprofesi sebagai sopir berhasil diamankan satuan Unit Resum Polres Labuhanbatu di Jalan MH. Thamrin, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Minggu 10 November 2019 pukul 18:30 wib.
Kanit Resum Polres Labuhanbatu, Ipda. Gunawan Sinurat bersama tim berhasil membekuk Pelaku ,Ng (31) yang merupakan warga lingkungan Bangun Sari II, Kelurahan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu,Sumatera Utara.
Penangkapan ini merupakan tindak lanjut atas laporan warga berdasarkan LP/996/XI/2019/SPKT RES-LB, tanggal 5 November 2019 dengan pelapor a/n Sukasdi Rangkuti dan LP/957/X/2019/SPKT RES-LB, tanggal 30 Oktober 2019 atas nama pelapor, Ferianto.
Dalam laporan tersebut menjelaskan, pada Selasa (5/11/2019) sekira pukul 03.00, telah terjadi pencurian Honda CRF Trail BK 5341 YBL di teras rumah Sukasdi di Jalan H Adam Malik, Kelurahan Padang Bulan, Kecamatan Rantau Utara, dalam keadaan stang terkunci.
Dari hasil lidik di lapangan dan menurut keterangan saksi, oleh Tim Unit Resum Polres diketahui pelakunya adalah NG. Selanjutnya, pada Minggu (10/11/2019) akhirnya NG berjasil diamankan.
Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu, AKP Jamakita Purba melalui Ipda Gunawan Sinurat menerangkan, dari hasil interogasi kepada tersangka NG diketahui bahwa pelaku melakukan pencurian sepeda motor bersama dengan 2 temannya yakni MAN dan AN yang kini bersetatus (DPO).
“Pelaku melakukan pencurian dengan cara mencongkel lubang kunci kontak dengan menggunakan kunci later T (kunci modifikasi). Tersangka sebelumnya sudah pernah melakukan pencurian sepeda motor sebanyak belasan kali di wilkum Polres Labuhanbatu dan 1 kali di wilkum Polres Tapsel”. Papar Ipda. Gunawan (12/11/2019) pagi.
Ini Daftar Lokasi dan Kejahatan Tersangka:
1- Perumahan Kebun PT HIP, Kecamatan, Torgamba Kab Labusel/ 1 unit Honda Supra X 125 warna merah.
2- Perkampungan Kelompok Tani Desa Teluk Panji, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labusel/ 1 unit Honda Supra X 125 warna kuning hitam.
3- Desa Lohsari 1 Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labusel/ 1 unit Honda Revo Absolute warna hitam.
4- Desa Ujung Padang Kecamatan Silangkitang, KabupatenLabusel/ 1 unit Honda Supra X 125 warna biru hitam.
5- Dekat rumah makan PT. ALS, Kelurahan Perdamean, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu/ 1 unit Honda Beat warna biru putih.
6- Dekat Pekan Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu/ 1 unit Honda Revo Absolute warna hitam.
7- Perladangan Dusun Sei Piandang, Desa Sei Tarolat, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu/ 1 unit Honda Supra X 125 warna merah.
8- Kampung Nanas Desa Sei Kasih, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu/ 1 unit Honda Supra X 125 warna merah hitam.
9- Areal perkebunan kelapa sawit PT. HSJ Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu/ 1 unit Honda Revo warna hitam.
10- Perumahan karyawan Afd 4 PT. Cisadane Sawit Raya, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu/ 1 unit Honda Revo warna hitam.
11- Areal perkebunan PT. Citra Sawit Mandiri, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu/ 1 unit Honda Revo warna hitam.
12- Pasar Bilah Kampung Mesjid, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu/ 1 unit Honda Supra X 125 warna merah.
13- Perkampungan Dusun 1 Desa Simonis, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labura/ 1 unit Honda Revo warna hitam.
14- Perkampungan Dusun Bendungan, Desa Sei Raja, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labura/ 1 unit Honda Beat warna merah putih.
15- Desa Kampung Baru, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhanbatu/ 1 unit Honda Vario 125 warna hitam.
16- Gunung Tua Kabupaten Paluta/ 1 unit Honda Supra X 125 warna kuning hitam
Dari penangkapan ini, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 unit Honda CRF Trail BK 5341 YBL berwarna merah putih hasil diamankan.
Kini tersangka dan barang bukti di amankan di Mapolres Labuhanbatu guna proses penyidikan lebih lanjut. Sementara kedua rekan tersangka berstatus DPO dan masih dalam pengejaran. (Indra)
Print Friendly, PDF & Email