Sharing is caring

 

Ket. Photo : Azhar Harahap, Ketua Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Labuhanbatu.

 

 

 

Labuhanbatu | Issu.Com – Terkait adanya pelaporan kasus cabul di Polres Labuhanbatu, Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Kabupaten Labuhanbatu Azhar Harahap berharap agar Gubernur dan Kapolda Sumatera Utara (Sumut) turun ke Labuhanbatu dan atensi kasus tersebut.

“Kalau untuk anak, saya berharap Gubernur dan Kapolda memberikan atensi untuk kasus pencabulan terhadap anak ini dan saya meyakini orang nomor satu di Sumut itu akan melakukannya,” tutur Azhar, Rabu (23/8/2023).

Dikatakannya, harapan itu ia ucapkan agar kasus cabul yang melibatkan keluarga pejabat di Labuhanbatu ini segera terselesaikan dan jika kasus tersebut terbukti, terduga pelaku harus dapat diadili dengan seadil – adilnya.

“Ini bukan kasus main – main dan jangan kita anggap kelemahan dari kondisi korban dijadikan alasan untuk mempermainkan hukum. Ini juga untuk masa depan dan agar menimbulkan kepercayaan diri kepada anak – anak lain yang menjadi korban diluar sana agar berani speak up,” sebutnya.

Azhar juga menuturkan, alasan lain mengapa harapan itu ia ucapkan lantaran ia merasa apatis kepada para penegak hukum di Labuhanbatu, yang menurutnya terkesan tidak profesional dalam menangani kasus tersebut.

Padahal, sambung Azhar, dalam kasus – kasus sebelumnya Polres Labuhanbatu cukup memberi kejutan dengan cepat mengungkap kasus cabul anak dengan pelaku seorang tenaga pendidik.

Dilaporkan Ke Polisi Dengan Tuduhan Melakukan Perbuatan Cabul, FR Bilang Begini

“Saya menilai Kapolres Labuhanbatu cukup bertele – tele dan tidak profesional dalam kasus ini padahal dikasus sebelumnya cukup tangguh, cermat dan cepat. Saran saya segera tuntaskan kasus ini, agar tidak menimbulkan lebih jauh lagi persepsi miring dimasyarakat kepada Kapolres Labuhanbatu,” Pungkas Azhar mengakhiri. (Erine-Red)

 

 

Editor : Indra Dharma

Print Friendly, PDF & Email