Polsek Bilah Hilir Olah TKP Penemuan 3 Mayat Bocah Tewas Dalam Sumur.

0
1379

Labuhanbatu.issu.com – Sempat dicari warga karena tak kunjung pulang hingga malam,  3  anak laki-laki ditemukan sudah menjadi mayat di dalam sebuah sumur di areal perladangan kelapa sawit milik warga di Dusun Simpang Tiga, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Jumat (24/01/2020) malam.

Ke 3 korban tersebut yakni, Epriyonas Rumahorbo (10 tahun), Mikhael Saputra Rumahorbo ( 7 tahun ) dan Samuel Simbolon ( 7 tahun)  merupakan pelajar, warga Dusun Simpang Tiga, Desa Tanjung Harapan, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu.

Pasca penemuan ke 3 mayat tersebut , Pihak Kepolisian langsung memasang garis polisi di lokasi penemuan mayat dan melakukan olah TKP. Kegiatan olah TKP tersebut di pimpin langsung Kapolsek Bilah Hilir, AKP Krisnat SE,MH bersama Kapolsubsektor Pangkatan dan Personil Unit Reskrim Polsek Bilah Hilir Polres Labuhanbatu.

Berdasarkan hasil olah TKP yang dilakukan Pihak Kepolisian Polsek Bilah Hilir, Polres Labuhanbatu pada Sabtu 25/01/2020 pukul 16:00 wib, dari lokasi polisi menemukan pakaian korban tergeletak tak jauh dari lokasi sumur di kebun kelapa sawit milik Jamin, tempat ke 3 mayat ditemukan.

Polisi juga menemukan gini berwarna putih dan plastik berwarna hitam berisi brondolan kelapa sawit berjarak 10 meter dari lokasi sumur. Sementara kedalaman sumur tempat tenggelamnya ke 3 anak tersebut mencapai 2,50 meter.

Dari hasil olah TKP pihak kepolisian menyimpulkan bahwa kematian ke 3 anak laki-laki tersebut diduga akibat tenggelam dalam sumur.

Kapolsek menjelaskan, dari keterangan saksi Binsar Batubara dan Tombang Sinaga, bahwa pada hari jumat tanggal 24 Januari 2020 sekira pukul 19.30 wib, saksi mendapat informasi ketiga korban tidak pulang ke rumah hingga malam. Kemudian saksi bersama warga mencari keberadaan korban dan ditemukan berada didalam sumur dan sudah meninggal dunia.

“Setelah di evakuasi oleh warga, ke 3 mayat bocah laki-laki tersebut di bawa ke rumah orang tua nya untuk disemayamkan”. Ucap Krisnat.

(Indra-red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here