Ket.Photo: * Screenshot Video Keterangan Resmi KPK terkait OTT Bupati Labuhanbatu.
Sharing is caring

Labuhanbatu | Issu.Com – Pasca operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka.

Hal itu diucapkan oleh Wakil Ketua KPK Nurul Gufron, di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (12/1/2024).

“Kami menetapkan empat orang tersangka. Satu EAR, Bupati Labuhanbatu, SRS anggota DPRD Labuhanbatu, ES swasta, dan FA awasta,” ucapnya.

Ket.Photo:
* Screenshot Video Keterangan Resmi KPK terkait OTT Bupati Labuhanbatu.

Adapun identitas ke empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka adalah:

1. Erik A Ritonga (EAR), Bupati Labuhanbatu
2. Rudi Syahputra Ritonga (RSR), anggota DPRD Labuhanbatu
3. Efendy Sahputra (ES alias Asiong), swasta
4. Fazar Syahputra (FS alias Abe), swasta

Gufron juga mengatakan, OTT KPK di Labuhanbatu terjadi pada Kamis pagi 11 Januari 2024 terkait dugaan tindak pidana korupsi berupa bemberian hadiah atau janji untuk proyek pengadaan barang dan jasa dilingkungan Pemkab Labuhanbatu.

Keterangan Photo 
* Wakil Ketua KPK, Nurul Gufron.

Dalam operasi tangkap tangan tersebut pihaknya telah menakkap sepuluh orang dan menemukan uang tunai senilai Rp. 1,7 miliar sebagai alat bukti. Apapun identitas dari kesepuluh orangtersebut adalah :

1. EAR, Bupati Labuhanbatu
2. RSR, Anggota DPRD Kabupaten Labuhanbatu
3. HEH, Kepala Dinas PUPR Labuhanbatu
4. MHR, Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu
5. FS alias ABE, swasta
6. ES alias ASIONG, swasta
7. AK, swasta
8. SS, ASN Pemkab Labuhanbatu
9. EB, staf RSR
10. TR, swasta

Saat ini KPK sudah menetapkan Bupati Labuhanbatu dan tiga rekanannya sebagian tersangka. (Erine-Red)

 

 

Editor : Indra Dharma

Print Friendly, PDF & Email