Jual Sabu, Buruh Muat Pasir Terancam 20 Tahun Penjara

0
284

 

Labuhanbatu | Issu.Com – Geluti usaha sampingan sebagai penjual sabu, MS alias Ahmad (30) warga Dusun I Pangkatan, Desa Pangkatan, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumut, di Bekuk Sat Res Narkoba Polres Labuhanbatu.

Walau sudah memiliki pekerjaan sebagai tukang muat pasir dan kerikil disekitaran desanya, ternyata MS masih juga tertarik dengan usaha sampingan yang melawan hukum sebagai penjual narkoba jenis sabu-sabu.

Dengan meraup untung sekitar Rp 4 juta setiap minggunya, perbuatan melawan hukum yang dilakoni MS selama hampir 4 bulan belakangan Itupun kini berakhir setelah personil Sat Narkoba Polres Labuhanbatu membekuknya pada Senin tanggal 9 Nopember 2020 sekira pukul 17.00 WIB.

Prihal penangkapan MS tersebut di benarkah oleh Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan melalui Kasat Narkoba, AKP Martualesi Sitepu, kepada awak media, Selasa (10/11) siang.

Diterangkan Kasat, tersangka MS yang merupakan buruh pemuat material bangunan tersebut diringkus di sebuah pondok tangkahan pasir milik warga setempat, saat hendak menunggu pembeli barang haram sabu-sabu.

Dari tersangka MS, petugas berhasil menyita 14 plastik klip berisi butiran kristal diduga narkotika sabu-sabu seberat 2,14 gram, 1 bungkus plastik klip kosong belum terpakai, 1 unit timbangan elektrik silver dan 1 unit handphone merk Samsung warna putih.

Menurut pengakuan MS, Lanjut Kasat, pelaku telah menjual sabu-sabu sejak empat bulan lalu dengan maksimal penjualan seberat 15 gram setiap minggunya dan memiliki keuntungan Rp 4 juta.

“Sebelum di tangkap, MS sebelumnya memang sudah kita intai semenjak seminggu yang lalu”, Ungkap Martualesi.

“Terhadap tersangka dijerat dengan pasal 114 Sub 112 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” tegas Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Martualesi Sitepu. (Indra-Red)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here