Heboh..!! Pulang Merantau, Duda Tak Punya Anak Tewas Gantung Diri Di Kamar Mandi

0
412

 

ISSU.Com – MEDAN DELI, Warga jalan RPH (Rumah Potong Hewan), Lingkungan X Kelurahan Mabar Kecamatan Medan Deli mendadak heboh,pasalnya warga digegerkan dengan penemuaan mayat seorang pria yang tewas tergantung dengan menggunakan kawat seling didalam kamar mandi, Jumat (26/10),sekira jam 19.00 wib.

Pria malang berstatus duda yang mengakhiri hidupnya secara tragis tersebut bernama Ahmad Pramana Putra (26), pertama kali ditemukan oleh adik kandung korban yang bernama Edwin Hidayat (22).

Adik korban Edwin Hidayat curiga akan abangnya (korban) yang tak kunjung keluar dari dalam kamar mandi,kebetulan saat itu Edwin Hidayat adik korban sudah kebelet atau sesak buang air besar (BAB) yang hendak masuk ke kamar mandi tersebut.

Setelah beberapa menit ditunggu,abangnya tidak juga kunjung keluar dari kamar mandi,adik korban pun menggedor-gedor pintu kamar mandi,namun tak kunjung dibuka oleh abangnya (korban) dan saat dipanggil-panggil nama abangnya,tidak ada suara jawaban dari dalam kamar mandi.

Tindakan selanjutnya karena adik korban merasa curiga,akhirnya Edwin Hidayat mendobrak pintu kamar mandi. Setelah pintu terbuka alangkah terkejutnya adik korban melihat abangnya sudah tewas tergantung dengan kawat seling yang dikaitkan pada kayu langit-langit kamar mandi,dengan keadaan korban lidah menjulur keluar.

“Awalnya abangku katanya mau mandi, tapi kok lama kali didalam kamar mandi, jadi ku gedor karena aku juga sesak mau BAB, karena gak ada jawaban dari dalam kamar mandi jadi pintu nya ku dobrak, begitu terbuka pintunya aku terkejut abangku udah tergantung jadi aku langsung jerit jerit,” Ujar Adik Kandung korban.

Menit berikutnya Edwin Hidayat berteriak minta tolong, yang akhirnya teriakannya didengar warga sekitar dan berbondong-bondong warga dengan perasaan penasaran dengan yang telah terjadi dirumah pasangan suami istri bernama Edi Sutikno dan Samirah itu.

Setelah beberapa warga datang barulah jasad Ahmad Pramana Putra anak kedua dari pasangan Edi Sutikno dan Samirah itu diturunkan jasadnya dengan posisi tergantung dengan menggunakan seling yang melilit leher korban.

Bhabimkamtibmas Kelurahan Mabar yang dihubungi masyarakat datang ketempat kejadian perkara setelah mendapat laporan telah terjadinya tindakan warga yang tewas dengan gantung diri.

Petugas Bhabimkamtibmas dibantu petugas dari Polsek Medan Labuhan bersama keluarga korban dan beberapa warga membawa jasad Ahmad Pramana Putra ke RSU Mitra Medika jalan Kol.Yos Sudarso Km.7.2.

Sampai berita ini ditayangkan,belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga korban motif dari penyebab perbuatan nekat korban yang tewas dengan cara yang cukup tragis itu.

Sementara itu Kepala Lingkungan X Kel. Mabar Nurbaiti, saat diwawancarai Media 24 jam prihal kematian warganya dengan cara gantung diri mengatakan. Selama ini korban hidupnya wajar-wajar saja,sepertinya Ahmad Pramana Putra (korban) tidak punya masalah.

“Selama ini saya tau korban tidak pernah bermasalah dilingkungan nya dan korban juga anak nya bagus,” Ujarnya singkat.

Menurut keterangan warga sekitar, korban merupakan duda namun tidak mempunyai anak dan baru pulang merantau dari Kota Pekan Baru, Riau.

“Korban sudah cerai dengan istrinya tapi kami tidak tau masalah apa mereka bercerai, dan baru pulang merantau dari Pekan Baru, “kata pria berusia 40 tahun itu.

Terpisah, kejadian bunuh diri tersebut dibenarkan Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Rosyid Hartanto SiK melalui Kanit Reskrim, Iptu Bonar Pohan.

“Korban bunuh diri di plapon kamar mandi rumahnya.  Dan saat ini kita belum tau motif kenekatan korban bunuh diri. Tapi keterangan dari tetangga korban bahwa korban baru pulang merantau. Kemudian keluarga korban membuat surat pernyataan tidak ingin jika mayat korban diotopsi,” kata Pohan. (Hen)

Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here