Bupati Labuhanbatu himbau seluruh instansi sinkronkan data warga penerima bantuan.

0
147

 

Labuhanbatu, issu.com – Cegah carutmarutnya data warga penerima bantuan dampak Covid-19, Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi Dalimunthe ST.MT menghimbau kepada seluruh Instansi untuk mensikronkan data hingga valid. Hal ini dilakukan guna menghindari data ganda antara penerima bantuan jenis yang satu dengan jenis bantuan yang lain dan ada data keluarga yang tertinggalkan.
Himbauan tersebut diucapkan Andi Suhaimi Dalimunthe kepada instansi yang berkaitan dengan pendataan warga yakni Dinas Sosial, Camat, Lurah/Desa hingga kepling atau dusun dalam Rapat Kordinasi pembahasan dan penyaluran sembako bagi masyarakat bersama unsur Forkopimda Kabupaten Labuhanbatu, pada selasa (12/5) di Ruang data dan Karya Kantor Bupati Labuhanbatu.
“Seluruh nama masyarakat yang menerima bantuan harus transparan dan bila perlu dipampangkan di kantor Camat maupun Kelurahan masing-masing, agar masyarakat mengetahui bahwa dirinya terdaftar dalam perolehan bantuan jenis yang mana.” ucap Bupati.
Dijelaskan Bupati, peran Kepling sangat penting untuk menginformasikan kepada masyarakat, karena banyak masyarakat yang tidak mengetahui jenis bantuan apa saja yang akan diberikan pemerintah sehingga mereka berfikir hanya satu jenis bantuan yang ada, sehingga digelombang pertama ini mereka yang belum mendapatkan bantuan merasa cemburu dan timbulah permasalahan.
“Saya tidak ingin cerita seperti semalam hadir lagi, ini masa politik jangan sampai kelemahan masyarakat dimanfaatkan oleh orang-orang yang berkepentingan.
Sampaikan ke masyarakat macam dan jenis bantuan yang akan mereka terima, jika mereka tidak menerima dari bantuan BST mungkin dari bantuan yang lain, karena di Labuhanbatu ini ada banyak macam bantuan. ” Ucap Andi Suhaimi.
Bupati Labuhanbatu H. Andi Suhaimi juga menerangkan, bahwa berdasarkan data di Labuhanbatu ada yang namanya bantuan DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) sebanyak 34,922 KK, PKH 13,262 KK, BPNT 21,913 KK, Bantuan BST APBN Pusat 20,185 KK, Bantuan dari Provinsi 34,922 KK, Bantuan dari APBD 20.000 KK, sedangkan penyalur BST Pusat dari PT Pos 19,123 KK, BRI 623 KK dan BNI 49 KK, ini akan kita berikan seluruhnya untuk masyarakat.
Di lokasi Rapat Dandim 0209/LB Letkol Inf. Santoso mengutarakan, “Jika kita lihat dari jumlah kepala rumah tangga yang ada di Labuhanbatu, jumlah bantuan yang akan di berikan pemerintah melebihi dari jumlah kepala keluarga, jadi kenapa masih ada cerita ada yang belum terdata, dari itu tugas Kepling di sini sangat penting mendata warganya dengan baik dan benar.
Sementara Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat menegaskan, kemungkinan besar ada warga yang dabal mendapatkan bantuan jika kita lihat kuota, itu sah – sah saja, namun harus menjadi catatan penting bagi kita sebagai penanggung jawab penyalur bantuan jangan sampai ada yang dua kali menerima bantuan namun di sebelahnya ada warga miskin yang belum pernah mendapat sekalipun, inilah sebenarnya pokok permasalahan itu, tegasnya.
Terlihat hadir mengikuti rapat kordinasi tersebut Bupati Labuhanbatu, Dandim 0209/LB, Kapolres Labuhanbatu, Sekdakab Labuhanbatu, Para Kepala OPD, Camat, Beberapa ASN dan Lurah.
(ID-Red) 
Print Friendly, PDF & Email

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here